Maasyiral Muslimin Rahimakumullah,
Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah Subḥānahu wa Ta’ālā yang memberikan kita kesempatan merayakan Idul Adha di tahun ini. Mari kita menyambut dan merayakan hari yang istimewa ini dengan penuh rasa syukur; bersyukur karena kita masih diberi kesehatan untuk menjalankan shalat Id dengan aman tanpa ada halangan; bersyukur karena kita mampu melaksanakan ibadah kurban sebagai wujud ketaatan kepada-Nya; dan bersyukur karena kita bisa bersama-sama memperbanyak takbir dan doa demi mendekatkan diri kepada Allah. Semoga Idul Adha tahun ini menjadi hari istimewa untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Khalik dan bersemangat untuk beribadah.
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah,
Idul Adha bukanlah sekadar hari raya biasa. Ia mengandung banyak nilai dan spirit yang bisa kita gali dan menjadi pedoman untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keislaman kita. Idul Adha mengajarkan keikhlasan sejati dalam beribadah tanpa mengharap pujian manusia. Idul Adha memupuk semangat ketaatan kepada Allah dengan mempersembahkan sebagian dari harta yang dimiliki dengan menyembelih hewan kurban. Idul Adha juga mengingatkan kita akan pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang mendapatkan ujian dari oleh Allah Ta’ala berupa kekurangan harta. Melalui pembagian daging kurban, kita diajak untuk merasakan betapa berharganya berbagi dengan fakir miskin, anak-anak yatim, dan mereka yang kurang beruntung.
Maasyiral Muslimin Rahimakumullah,
Diantara nilai dan spirit yang bisa digali dari Idul Adha dan ibadah-ibadah yang menyertainya adalah:
Pertama: tauhid dan ketundukan total kepada Allah. Salah satu nilai paling agung yang terkandung dalam syariat kurban adalah tauhid, yaitu menyerahkan seluruh ibadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala semata, tanpa menyekutukan-Nya dengan apa pun. Kurban bukanlah sekadar memilih hewan terbaik untuk disembelih, melainkan manifestasi ketundukan dan penghambaan murni kepada Allah, sebuah ikrar dalam bentuk perbuatan bahwa hidup dan mati kita hanya untuk-Nya. Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman:
00 Utilisation totale•00 Total de J'aime•00 Part totale•00 Total économisé•
il y a un an
id
Masculin
D'âge moyen
Wahai saudara-saudaraku, ketika Allah memberikan kita pilihan antara dunia dan akhirat, kita harus memilih dengan bijak. Kalau kita memilih dunia saja, itu seperti memilih sesuatu yang sementara. Tapi kalau kita memilih akhirat, Allah akan berikan keduanya.